Thank you Gramma

Mama....
Entah seperti apa
banyak kata, lama cara,
atau susunan cara bicara
yang bisa kami katakan

Engkau seperti bulan
temaram, ditengah gelap
menerangi kami yang takut
sendirian berdiri ditengah bintang

Menemani kami berkelip,
membantu kami bersinar
diammu adalah seribu kata
untuk kami yang senantiasa takut
kehilangan.

Delapan puluh satu,
di ufuk barat terlihat merah

Delapan puluh satu,
saatnya bulan meninggalkan kenang

Untukmu segala bintang,
berubah jadi matahari.

Ucap kami hanya menyisa
terima kasih, mama, selamat jalan.
Engkau akan selalu ada dihati kami.

---------------------------------------------------------------------------
Dibuat untuk buku Yassin nenek gw yang baru aja meninggal dua minggu lalu, dibawah credit nyokap & om. Fiuh.
Loading mentions Retweet

Comments (0)

Leave a comment...

 
Got an account with one of these? Login here, or just enter your comment below.
Posterous-login    twitter


 

About

Gagah is 18 year old spammers, junkers & spammers who loves to write about something that he loves (which is a lot, and lots of it are not really important). But seriously, he's just a quiet guy.